Ciri-ciri Persentase Yang Baik

Posted by Muh. Hidayat Hasan

Berikut ini adalah beberapa tips membuat presentasi Powerpoint yang baik dan benar sehingga presentasi anda nantinya bakal disukai dan diberi applaus oleh audience. Seperti kita ketahui bahwa dengan sebuah presentasi yang baik, maka proyek proposal, usulan atau pendapat Anda, mempunyai kesempatan besar untuk disetujui.

1.  Mudah dibaca
Presentasi yang baik adalah yang mudah dibaca, jadi pergunakan huruf standar misal Arial atau Times New Roman. Selain itu pergunakan huruf yang cukup besar, jangan sampai Audience kesulitan membaca karena huruf yang anda pergunakan terlalu kecil.
2. Judul yang jelas pada setiap Slide
Pergunakanlah huruf tebal, jelas dan mudah dibaca pada setiap judul slide anda.
3.  Background yang sederhana
Perhatikan background yang anda pergunakan pada setiap slide yang anda buat. Jangan sampai kalimat yang ada tulis jadi tidak bisa terbaca dengan jelas, karena anda memakai background yang terlalu kontras.
4. Grapik dan Diagram
Mempergunakan gambar seperti grafik dan diagram akan membantu anda untuk lebih menjelaskan tentang topik yang sedang anda presentasikan. Selain itu dengan mempergunakan grafik atau diagram, akan sedikit menyegarkan suasana dan mengundang perhatian para audience
5.  Tetap fokus
Tulislah hal-hal pokok atau penting saja yang ada hubungan dengan topik yang sedang anda presentasikan. Jangan menggunakan terlalu banyak kata atau kalimat dalam satu slide presentasi. Cukup anda tulis judul atau garis besarnya saja.
6. Nyambung
Penting diperhatikan, setiap slide yang anda buat satu sama lain saling berhubungan.
7. Jangan terlalu banyak slide
Jangan membuat slide presentasi yang terlalu banyak untuk satu topik yang anda bahas. Buatlah Slide seefisien mungkin. Kalau topik yang anda bahas memang panjang, penjelasan secara lisan tentu lebih baik.
8. Berbicara yang jelas
Saat presentasi sedang berlangsung berbicara dengan jelas. Sehingga audience bisa memahami presentasi yang anda sampaikan.  Kebanyakan audience beranggapan bahwa sebuah presentasi Powerpoint selalu kering dan membosankankan, dengan kreativitas anda dan pembicaraan yang baik, anda bisa mengubah pandangan tersebut.
9. Beri kesempatan untuk bertanya
Kalau bisa, luangkan waktu untuk memberikan kesempatan kepada audience untuk bertanya tentang hal-hal yang tidak dimengerti dari presentasi yang anda sampaikan.
10. Future Follow Up
Hal penting lainnya, adalah beri kesempatan kepada audience untuk bertanya di lain waktu mengenai topik presentasi  yang anda sampaikan. Jadi jangan segan-segan untuk mencantumkan e-mail, no. telepon atau website anda di akhir presentasi anda. Sehingga mereka bisa bertanya kapanpun juga.  Ini semua bisa menjadi nilai plus bagi anda.

Slide presentasi, dengan menggunakan MS Powrpoint misalnya merupakan sarana efektif untuk menyajikan informasi apabila dibuat dengan baik tentunya. Oleh karena itu, perlu Anda ketahui dan terapkan beberapa tips berikut:

Pertama, masalah template, khususnya background:
Pilihlah background untuk template slide presentasi Anda yang simple, kontras dan juga konsisten. Hindari background yang kompleks, warna-warni, apalagi degradasi warnanya beragam. Hal tersebut justeru akan menjadi distractor bagi slide presentasi Anda.

Kedua, masalah huruf:
Gunakan huruf yang sederhana, jelas dan konsisten. Besar huruf minimal adalah 18pt, dibawah itu kurang terlihat untuk audiens diatas 15 atau 20 orang. Hindari penggunaan huruf kapital secara keseluruhan. Hindari penggunaan huruf yang rumit seperti monotype corsiva dan sejenisnya. Mengenai jenis huruf, sebaiknya gunakan jenis huruf yang tidak berkait, seperi arial, tahoma, dll. Huruf yang berkait seperti times new roman dan kawan-kawannya, menurut penelitian readibility rendah. Idealnya, jumlah kata maksimal dalam satu slide adalah 25 buah kata.

Ketiga, masalah penggunaan bullet:
Masalah bullet juga menjadi penting. Penggunaan bullet sebaiknya konsisten dan tidak lebih dari enam bullte dalam satu slide presentasi. Walaupun ini bukan merupakan suatu keharusan, tapi alangkah baiknya kalo diperhatikan.

Keempat, masalah pemilihan warna:
Warna memainkan peranan penting, tapi dapat pula menjadi perusak. Sebaiknya jangan gunakan lebih dari tiga kombinasi warna. Pilih warna yang kontras dengan back ground. Misalnya, hitam di atas putih atau sebaliknya. Gelap di atas kuning. Putih diatas hijau atau hijau diatas gelap. Kita juga harus berhati-hati karena didepan layar komputer warna kelihatan bagus dan kontras, tapi ketika diproyeksikan melalui LCD Projector, ternyata tak seindah aslinya. Oleh karena itu kekontrasan perlu benar-benar diperhatikan. Kita juga dapat memanfaatkan warna untuk alur logika (sistematika) secara konsisten. Misal, Kuning untuk judul, putih untuk teks atau hijau untuk judul, hitam untuk teks, jika bacgroundnya adalah putih. Warna juga bisa kita manfaatkan sebagai penekanan (hihghlight). Misal gunakan warna kuning atau merah untuk penekanan terhadap satu kata penting tertentu. Terkadang pembuat presentasi memanfaatkan animasi chnage font color untuk memberikan highlight terhadap suatu kata, istilah atau konsep teknis tertentu.

Last, but may be not the least. VISUALISASI. SLIDE PRESENTASI (baik dengan MS PowerPoint atau aplikasi lain) IS MORE VISUAL THAN WRITTEN. Artinya, visualisasi adalah ruhnya slide presentasi. Jika dapat divisualisasikan secara kreatif kenapa harus menggunakan teks. Ingat, Picture is worth a thousand words! So, upayakan untuk membuat visualisasi secara kreatif apakah melalui gambar, grafik, diagram, animasi, video, atau kombinasi dari semua itu. NOT JUST TEXT atau bahasa verbal lainnya. Pernah suatu ketika dalam suatu sidang thesis, seorang mahasiswa S2 Teknologi Pendidikan mempresentasikan pendahuluan tesisinya persis seperti paragraf asli dalam tesis tersebt. Sang professor langsung interupsi dan berkata, “Saudara ……, Anda saya nyatakan TIDAK LULUS”. Bayangkan, seorang mahasiswa S2 Teknologi Pendidikan yang seharusnya telah mengerti prinsip-prinsip media pembelajaran, dalam ujian tesis masih salah fatal dalam memanfaatkan media pembelajaran. Hal ini, jangan sampai terjadi pada diri Anda.

0 komentar:

Poskan Komentar